Ada alasan khusus mengapa harga kontainer pendingin lebih mahal daripada dry container. Apa saja alasannya? Apa yang membuat jenis kontainer ini berbeda antara satu yang lain. Baca selengkapnya di bawah ini!
Beda Dry Container dan Reefer Container
Dry container adalah kontainer reguler yang paling umum Anda temukan untuk berbagai penggunaan pengemasan. Seperti namanya, kontainer ini disarankan untuk memuat barang yang kering.
Sebaliknya, reefer container adalah kontainer yang memiliki “kulkas” atau sistem pendingin di dalamnya. Ini memungkinkan Anda untuk menyimpan muatan basah, berair, atau beku, dengan fitur pengontrol suhunya.
HARGA KONTAINER PENDINGIN
Adanya pendingin pada kontainer reefer adalah alasan utama mengapa harga kontainer pendingin jauh lebih mahal daripada dry container. Menyimpan barang memakai dry container tidak dapat diatur suhunya.
Apabila suhu sangat dingin, maka ruang dry container cenderung dingin pula. Sebaliknya apabila suhu panas, dry container akan sangat panas. Kedua kondisi ini dapat memicu kerusakan jika menyimpan muatan yang sensitif suhu.
Selain fitur pendingin. Spesifikasi ukuran juga dapat mempengaruhi harga reefer container. Apabila Anda memilih kontainer dengan ukuran lebih besar dan kapasitas tinggi, tentu harganya bias meningkat pula.
Namun, kabar baiknya adalah Anda bisa mendapatkan kontainer pendingin dengan penawaran harga menarik di sini, di depo ASCON.
Penyedia Kontainer Pendingin
Depo ASCON adalah salah satu penyedia kontainer terlengkap di Indonesia. Secara spesifik, Anda bisa mendapatkan penawaran harga kontainer pendingin murah di sini. Merek kontainer pendingin yang disediakan ASCON pun kelas atas.
Ada berbagai range ukuran kontainer pendingin yang dapat Anda pilih, serta rentang kontrol suhu ruang yang ditawarkan setiap merek kontainer pendingin.
Segera hubungi tim ASCON untuk mendapatkan reefer container murah atau kontainer pendingin murah.



