Category: Cold Chain Container

  • Apa Saja Prosedur Bea Cukai untuk Pengiriman Produk Segar dan Dingin?   

    Apa Saja Prosedur Bea Cukai untuk Pengiriman Produk Segar dan Dingin?  

    Pengiriman produk segar dan dingin memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal memenuhi persyaratan bea cukai. Produk-produk ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan waktu, sehingga membutuhkan penanganan khusus untuk memastikan kualitasnya terjaga hingga sampai ke tujuan.

     

    PROSEDUR PENGIRIMAN PRODUK DINGIN

    Berikut adalah beberapa prosedur bea cukai yang umumnya berlaku untuk pengiriman produk segar dan dingin:

    1. Dokumen yang Dibutuhkan
    • Invoice: Dokumen yang mencantumkan detail barang, harga, dan kuantitas.
    • Packing List: Daftar rinci isi kemasan, termasuk berat dan ukuran.
    • Bill of Lading (B/L): Bukti pengiriman barang yang dikeluarkan oleh perusahaan pelayaran.
    • Sertifikat Kesehatan: Dokumen yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan negara asal, menyatakan bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi.
    • Sertifikat Phytosanitary: Untuk produk pertanian, sertifikat ini diperlukan untuk membuktikan bahwa produk tersebut bebas dari hama dan penyakit tanaman.
    • Surat Keterangan Asal: Dokumen yang menunjukkan negara asal barang.
    • Izin Impor: Izin resmi dari pemerintah negara tujuan yang menyatakan bahwa impor barang tersebut diizinkan.

     

    1. Pemeriksaan Fisik
    • Pemeriksaan Dokumen: Petugas bea cukai akan memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen yang diajukan.
    • Pemeriksaan Fisik Barang: Petugas bea cukai dapat melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang untuk memastikan bahwa kondisi barang sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen.
    • Pemeriksaan Suhu: Suhu di dalam kontainer akan diperiksa untuk memastikan bahwa produk disimpan pada suhu yang sesuai.

     

    1. Pengujian Laboratorium
    • Pengujian Kualitas: Tergantung pada jenis produk dan peraturan negara tujuan, mungkin diperlukan pengujian laboratorium untuk memastikan kualitas dan keamanan produk.

     

    1. Pembayaran Bea Masuk dan Pajak
    • Bea Masuk: Pajak yang dikenakan atas barang impor.
    • Pajak Dalam Negeri: Pajak yang dikenakan oleh pemerintah negara tujuan, seperti PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

     

    1. Perizinan Lain
    • Izin Karantina: Untuk produk pertanian dan hewan, diperlukan izin karantina untuk memastikan bahwa produk tersebut tidak membawa penyakit.
    • Izin Edar: Untuk produk makanan dan obat-obatan, diperlukan izin edar dari otoritas terkait di negara tujuan.

     

    Tips untuk Pengiriman Produk Segar dan Dingin

    • Pilih Forwarder yang Berepengalaman: Pilih forwarder yang memiliki pengalaman dalam menangani pengiriman produk segar dan dingin.
    • Gunakan Kontainer Reefer: Kontainer reefer dilengkapi dengan sistem pendingin yang dapat menjaga suhu barang tetap stabil.
    • Kemasan yang Tepat: Gunakan kemasan yang kuat dan kedap udara untuk melindungi produk dari kerusakan.
    • Persiapkan Dokumen dengan Lengkap: Pastikan semua dokumen yang diperlukan telah disiapkan dengan benar dan lengkap sebelum pengiriman.
    • Pantau Perjalanan Barang: Lacak perjalanan barang secara berkala untuk memastikan bahwa tidak ada kendala yang terjadi.

     

    Kendala Umum dalam Pengiriman Produk Segar dan Dingin

    • Perubahan Suhu: Fluktuasi suhu selama perjalanan dapat merusak kualitas produk.
    • Keterlambatan: Keterlambatan pengiriman dapat menyebabkan produk melewati batas waktu kadaluarsa.
    • Kerusakan Kemasan: Kemasan yang rusak dapat menyebabkan produk terkontaminasi atau rusak.
    • Penolakan di Bea Cukai: Dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai dengan persyaratan dapat menyebabkan penolakan pengiriman.

     

    Pusat Container Pendingin

    Jika Anda ingin membeli atau sewa container reefer, Anda dapat mengunjungi depo ASCON, pusat Refrigerated container terlengkap di Jakarta.

    Pilih Jenis Container Berpendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

  • Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengiriman Internasional Produk Segar

    Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengiriman Internasional Produk Segar

    Dalam dunia bisnis global, pengiriman internasional produk segar adalah tantangan tersendiri.

    Produk segar seperti buah, sayuran, daging, dan seafood membutuhkan perhatian ekstra untuk memastikan kualitas dan kesegarannya tetap terjaga saat sampai ke tangan konsumen di berbagai belahan dunia.

     

    PENGIRIMAN INTERNASIONAL PRODUK SEGAR

    Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses pengiriman internasional produk segar.

    1. Penentuan Mode Transportasi

    Mode transportasi menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produk segar. Untuk jarak yang jauh, penggunaan transportasi udara mungkin lebih disukai karena waktu tempuh yang lebih cepat.

    Sementara itu, transportasi laut bisa menjadi pilihan untuk jumlah besar dengan pertimbangan biaya.

     

    1. Pengemasan yang Tepat

    Pengemasan yang tepat tidak hanya melindungi produk segar dari kerusakan fisik tetapi juga memastikan kondisi suhu yang sesuai selama perjalanan.

    Penggunaan kontainer reefer dengan sistem pengaturan suhu dapat menjadi solusi untuk menjaga kesegaran produk.

     

    1. Memenuhi Regulasi Ekspor-Import

    Setiap negara memiliki aturan dan regulasi tersendiri terkait impor produk segar.

    Memastikan seluruh dokumen dan sertifikat kesehatan produk sesuai dan lengkap akan menghindarkan dari penundaan atau penolakan di pelabuhan.

     

    1. Pemilihan Partner Logistik yang Tepat

    Memilih mitra logistik yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pengiriman internasional produk segar sangat penting.

    Mereka yang memiliki track record baik dalam hal ini akan sangat membantu dalam penanganan dan pengelolaan kiriman.

     

    1. Monitoring dan Tracking

    Teknologi tracking memungkinkan pengirim untuk memantau status pengiriman dalam waktu nyata.

    Hal ini memberikan kemudahan untuk melakukan intervensi cepat jika terjadi penundaan atau masalah selama perjalanan.

     

    1. Asuransi Pengiriman

    Mempertimbangkan nilai produk segar yang tinggi dan risiko kerusakan, asuransi pengiriman menjadi sangat penting.

    Asuransi dapat melindungi dari kerugian finansial akibat kerusakan atau kehilangan selama proses pengiriman.

     

    1. Kontrol Suhu Selama Perjalanan

    Pemantauan dan pengendalian suhu secara konsisten adalah kunci menjaga kesegaran produk.

    Penggunaan alat pencatat suhu dapat membantu memastikan kondisi yang tepat selama seluruh perjalanan.

     

    1. Mempertimbangkan Faktor Kecepatan dan Efisiensi

    Waktu adalah esensi dalam pengiriman produk segar. Mengurangi waktu transit dan mengevaluasi rute pengiriman tercepat dapat menurunkan risiko kerusakan produk.

     

    Pusat Container Pendingin

    Jika Anda ingin membeli atau sewa container reefer, Anda dapat mengunjungi depo ASCON, pusat Refrigerated container terlengkap di Jakarta.

    Pilih Jenis Container Berpendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

     

    Kesimpulan

    Pengiriman internasional produk segar membutuhkan perencanaan yang matang dan perhatian pada detail.

    Dari pemilihan mode transportasi, pengemasan, hingga pemilihan partner logistik, setiap langkah harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan produk sampai dalam kondisi terbaik.

    Memperhatikan hal-hal tersebut di atas akan membantu dalam mencapai keberhasilan pengiriman internasional produk segar dan memuaskan konsumen di seluruh dunia.

     

  • Mengatasi Permasalahan Umum pada Cold Chain Container

    Mengatasi Permasalahan Umum pada Cold Chain Container

    Pada industri logistik, cold chain container memainkan peran penting dalam pengiriman barang-barang yang membutuhkan suhu spesifik.

    Namun, bisa saja kita menghadapi beberapa permasalahan pada cold chain container yang bisa mengganggu proses pengiriman.

     

    PERMASALAHAN COLD CHAIN CONTAINER

    Berikut beberapa permasalahan umum yang sering terjadi pada cold chain container dan solusi penanganannya.

    1. Fluktuasi Suhu

    Permasalahan cold chain container yang paling umum adalah fluktuasi suhu. Ini bisa terjadi karena beberapa alasan, seperti kesalahan dalam pengaturan suhu container, beban listrik yang tidak seimbang, hingga kerusakan pada sistem pendinginan.

    Cara mengatasinya:

    • Rajin melakukan pengecekan suhu secara rutin untuk memastikan suhu selalu berada pada level yang ideal.
    • Selalu pastikan beban listrik seimbang dan sesuai dengan kapasitas container.
    • Untuk kerusakan sistem pendinginan, segera hubungi pihak teknisi yang berpengalaman untuk melakukan perbaikan.

     

    1. Masalah Sirkulasi Udara

    Masalah lain yang mungkin dihadapi adalah masalah sirkulasi udara. Ketika sirkulasi udara dalam cold chain container tidak optimal, ini bisa merusak kualitas barang yang disimpan.

    Cara mengatasinya:

    • Pastikan bahwa barang ditata dengan baik untuk memudahkan aliran udara.
    • Selalu lakukan pembersihan pada sistem ventilasi untuk menghindari penumpukan kotoran yang dapat menghambat sirkulasi udara.

     

    1. Masalah Pengisian Cookie

    Cookie adalah material yang digunakan untuk membantu menjaga suhu stabil dalam cold chain container. Masalah yang mungkin terjadi adalah cookie terlalu banyak atau kurang, yang bisa berpengaruh pada stabilitas suhu.

    Cara mengatasinya:

    • Selalu pastikan terdapat cukup cookie di dalam container.
    • Jika terlalu banyak, sesuaikan jumlah cookie dengan barang yang akan dikirim.

     

    1. Masalah Perawatan

    Masalah perawatan juga bisa menjadi permasalahan pada cold chain container, terutama jika tidak dilakukan dengan baik dan rutin.

    Cara mengatasinya:

    • Terapkan jadwal perawatan rutin untuk menjaga keawetan dan kualitas cold chain container.
    • Jika terdapat kerusakan, segera lakukan perbaikan agar tidak berpengaruh pada proses cold chain.

     

    Pusat Container Pendingin

    Jika Anda ingin membeli atau sewa container reefer, Anda dapat mengunjungi depo ASCON, pusat Refrigerated container terlengkap di Jakarta.

    Pilih Jenis Container Berpendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

     

    Kesimpulan :

    Mewaspadai dan mengetahui permasalahan umum dalam cold chain container bisa menghindari berbagai kerugian, baik dari segi biaya maupun waktu. Dengan pemahaman yang baik, kita bisa menjaga kualitas barang yang dikirimkan dan optimalkan proses cold chain pengiriman.

     

  • Tantangan dalam Pengelolaan Cold Chain Container

    Tantangan dalam Pengelolaan Cold Chain Container

    Pengelolaan cold chain container merupakan proses yang kompleks dan penuh tantangan. Untuk memastikan keefektifan cold chain, setiap aspek dari pengelolaan container harus ditangani dengan sangat hati-hati.

     

    PENGELOLAAN COLD CHAIN CONTAINER

    Berikut adalah beberapa tantangan utama dalam pengelolaan cold chain:

    1. Memastikan Kestabilan Suhu

    Salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan cold chain container adalah memastikan suhu di dalam container tetap stabil. Fluktuasi suhu, meskipun sangat kecil, bisa merusak produk yang sensitif terhadap perubahan suhu.

    Solusi:

    • Gunakan teknologi pemantauan suhu secara real-time yang memungkinkan pelacakan dan pengaturan suhu dari jarak jauh.
    • Pastikan insulasi container dalam kondisi baik untuk menghindari kehilangan suhu.

     

    1. Keefisienan Energi

    Penggunaan energi untuk menjaga suhu stabil di dalam cold chain container merupakan aspek penting lainnya yang harus dikelola dengan cermat agar tidak menimbulkan biaya operasional yang tinggi.

    Solusi:

    • Investasi pada teknologi pendingin yang lebih efisien dari segi energi.
    • Lakukan perawatan rutin untuk memastikan sistem pendingin bekerja secara optimal.

     

    1. Pengelolaan Biaya

    Biaya dalam pengelolaan cold chain container tidak hanya datang dari energi yang digunakan untuk pendinginan, tapi juga dari perawatan, pengelolaan logistik, serta potensi kerusakan produk karena kesalahan pengelolaan.

    Solusi:

    • Optimalisasi rute pengiriman untuk mengurangi waktu pada pengangkutan dan penyimpanan.
    • Implementasi teknologi yang dapat meminimalkan kerusakan produk, sehingga mengurangi biaya penggantian dan pengembalian produk.

     

    1. Keamanan dan Kepatuhan Regulasi

    Mengelola dan memastikan keamanan produk dalam cold chain container adalah sangat penting, terutama untuk barang-barang seperti produk makanan, farmasi, dan vaksin yang memiliki regulasi keamanan ketat.

    Solusi:

    • Pastikan semua operasi cold chain mematuhi regulasi lokal dan internasional.
    • Implementasi sistem manajemen keamanan untuk memastikan integritas produk selama pengiriman.

     

    1. Implementasi dan Integrasi Teknologi

    Pemanfaatan teknologi terkini dalam pengelolaan cold chain container bisa memberikan banyak manfaat, namun tantangannya adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi tersebut dengan sistem yang telah ada.

    Solusi:

    • Pilih solusi teknologi yang kompatibel dengan sistem pengelolaan yang telah ada.
    • Lakukan pelatihan kepada karyawan tentang cara penggunaan teknologi baru.

     

    Pusat Container Pendingin

    Jika Anda ingin membeli atau sewa container reefer, Anda dapat mengunjungi depo ASCON, pusat Refrigerated container terlengkap di Jakarta.

    Pilih Jenis Container Berpendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

     

    Kesimpulan :

    Pengelolaan cold chain container yang efektif membutuhkan perhatian detail yang besar dan kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan yang muncul.

    Dengan strategi yang tepat dan implementasi teknologi yang efisien, tantangan-tantangan ini dapat diatasi untuk memastikan keberhasilan dalam pengelolaan cold chain.

     

  • Apa Perbedaan Cold Supply Chain dan Normal Supply Chain

    Apa Perbedaan Cold Supply Chain dan Normal Supply Chain

    Apa saja perbedaan antara cold supply chain dan normal supply chain yang perlu Anda ketahui? Dalam era logistik modern, istilah “Cold Supply Chain” semakin menjadi sorotan, mengacu pada rantai pasok yang mengatur dan menjaga suhu produk selama perjalanan.

     

    Apa Itu Supply Chain?

    Supply Chain atau rantai pasok adalah serangkaian langkah dan proses yang melibatkan produksi, distribusi, dan pengiriman produk kepada konsumen akhir. Ini mencakup semua tahapan dari pabrik hingga konsumen, mencakup transportasi, penyimpanan, dan manajemen inventaris.

     

    Perbedaan Cold Supply Chain dan Normal Supply Chain

    Berikut perbedaan cold supply chain dan normal supply chain yang dimaksud.

    • Normal supply chain tidak memerlukan pengaturan suhu khusus, sementara supply chain cold memerlukan pengaturan suhu yang ketat untuk menjaga keamanan dan kualitas produk yang sensitif terhadap suhu.
    • Normal supply chain cocok untuk produk yang tidak memerlukan kontrol suhu khusus, sementara supply chain cold digunakan untuk produk seperti makanan beku, obat-obatan, dan barang yang memerlukan kondisi dingin.
    • Pemantauan normal supply chain umumnya tidak memerlukan sensor suhu khusus. Sementara supply chain cold menggunakan teknologi pemantauan canggih untuk memantau suhu secara real-time.
    • Keamanan normal supply chain lebih terkait dengan kerusakan fisik, sementara keamanan supply chain cold terkait dengan memastikan produk tetap dalam kondisi suhu yang tepat.
    • Kemasan normal supply chain mungkin lebih ringan dan sederhana, sementara kemasan supply chain cold lebih kuat dan dirancang untuk mempertahankan suhu yang tepat.

     

    COLD SUPPLY CHAIN

    Memahami perbedaan antara Cold Supply Chain dan Normal Supply Chain penting untuk menjaga kualitas produk selama perjalanan logistik. RCM, sebagai penyedia kontainer terkemuka, menawarkan solusi lengkap untuk mendukung Cold Supply Chain Anda.

    Dapatkan keunggulan menggunakan kontainer dari RCM dan pastikan produk Anda tiba dalam kondisi terbaik.

     

    Pusat Container Pendingin

    Jika Anda ingin membeli atau sewa container reefer, Anda dapat mengunjungi depo ASCON, pusat Refrigerated container terlengkap di Jakarta.

    Pilih Jenis Container Berpendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

     

     

  • Jenis Container untuk Cold Chain yang Tepat dalam Bisnis Logistik Anda

    Jenis Container untuk Cold Chain yang Tepat dalam Bisnis Logistik Anda

    Dalam bisnis logistik, menjaga kualitas dan keamanan produk yang sensitif terhadap suhu seperti makanan segar, obat-obatan, atau bahan kimia adalah sangat penting.

    Pemilihan jenis container untuk cold chain yang tepat sangat penting untuk menjaga suhu yang diperlukan.

     

    CONTAINER UNTUK COLD CHAIN

    Cold chain atau rantai dingin merujuk pada rangkaian pemrosesan dan distribusi yang mengendalikan suhu secara ketat untuk menjaga produk tetap segar dan bebas dari kerusakan.

    Berikut adalah beberapa jenis container untuk cold chain yang dapat Anda gunakan dalam bisnis logistik :

    1. Reefer Container

    Reefer container adalah jenis container yang dilengkapi dengan sistem pendingin dan pemanas terintegrasi yang memungkinkan pengaturan suhu di dalamnya.

    Refrigerated / Reefer container sangat cocok untuk produk yang memerlukan rentang suhu yang terkendali dengan ketat. Mereka dapat mencapai suhu rendah hingga suhu beku sesuai kebutuhan produk.

    1. Insulated Container

    Insulated container adalah jenis container yang dilengkapi dengan bahan isolasi termal di dinding dan atapnya. Container ini membantu meminimalkan perubahan suhu eksternal, namun tidak memiliki sistem pendingin internal.

    Insulated container menjadi pilihan yang baik untuk pengiriman produk yang membutuhkan perlindungan terhadap suhu eksternal, tetapi tidak memerlukan suhu yang terkendali secara ketat.

    1. Ventilated Container

    Ventilated container memiliki ventilasi yang dirancang untuk mengatur sirkulasi udara. Container ini cocok untuk produk-produk yang tidak memerlukan suhu yang terkontrol secara ketat, tetapi membutuhkan aliran udara yang baik untuk mencegah penumpukan kelembaban dan pembusukan. Ventilated container juga membantu menjaga kondisi kualitas produk selama pengiriman.

     

    Pusat Container Pendingin

    Jika Anda ingin membeli atau sewa container reefer, Anda dapat mengunjungi depo ASCON, pusat Refrigerated container terlengkap di Jakarta.

    Pilih Jenis Container Berpendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

  • Keunggulan Cold Storage Container yang Kuat dan Tahan Lama

    Keunggulan Cold Storage Container yang Kuat dan Tahan Lama

    Membuat cold storage dari container reefer / container berpendingin memiliki keuntungan yang signifikan, salah satu keunggulan cold storage container adalah ketahanannya yang luar biasa dan kemampuannya untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama.

     

    KEUNGGULAN COLD STORAGE CONTAINER

    Peti kemas berpendingin ini dirancang menggunakan material yang kuat untuk mampu bertahan dalam kondisi laut yang ekstrem. Hal ini memberikan kepercayaan bahwa cold storage yang dibuat dari reefer container akan mampu bertahan dan berfungsi dengan baik dalam lingkungan yang menantang.

    Selain itu, container reefer juga memiliki desain yang kuat. Dibuat dengan menggunakan bahan-bahan yang tahan terhadap korosi dan kerusakan, cold storage dari reefer container dapat digunakan secara berulang tanpa mengalami penurunan kualitas. Bagian dalam peti kemas ini dilengkapi dengan lantai T-Bar, baffle plate, dan panel dinding baja tahan karat yang memberikan perlindungan optimal dan sirkulasi udara dingin yang sempurna di dalam cold storage.

    Dengan kelebihan tahan lama dan kekuatan yang dimiliki, membuat cold storage dari container reefer adalah pilihan yang cerdas untuk bisnis Anda. Investasi dalam cold storage dari reefer container akan memberikan manfaat jangka panjang dengan kualitas penyimpanan yang terjaga dan kemampuan untuk digunakan dalam kondisi lingkungan yang beragam.

     

    Modifikasi Container Reefer

    Jika Anda ingin merasakan keunggulan cold storage container, Anda dapat menggunakan jasa modifikasi container reefer dari ASCON.

    Pilih Jenis Container Pendingin yang Anda butuhkan :

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

  • Peran Container Pengiriman Produk Agraris dalam Cold Chain Logistic

    Peran Container Pengiriman Produk Agraris dalam Cold Chain Logistic

    Refrigerated Container pengiriman produk agraris sangat penting dalam proses cold chain, karena berbagai fiturnya yang tidak ditemukan pada container biasa.

     

    CONTAINER PENGIRIMAN PRODUK AGRARIS

    ASCON men jual container pendingin dan juga menyediakan jasa sewa container reefer untuk mendukung proses pengiriman produk agraris seperti sayuran, rempah dan buah-buahan.

    Dengan adanya reefer container, konsumen dari seluruh penjuru dunia dapat menikmati produk segar tersebut yang berasal dari bagian dunia lain.

    Untuk reefer container yang mengangkut buah dan sayur tentu dibutuhkan adanya sirkulasi udara. Hal ini dikarenakan untuk muatan seperti buah dan sayuran dapat menghasilkan panas saat respirasi. Panas ini tentu harus dihilangkan karena bisa merusak muatan segar tersebut.

    Penanganan khusus untuk menghindari kerusakan muatan adalah proses yang menjadi perbedaan reefer container dengan muatan peti kemas lainnya, dan menjadikannya kontainer dengan biaya jasa pengiriman yang berharga mahal diantara muatan peti kemas lainnya.

     

    Anda dapat memilih Jenis Container Pendingin yang Anda butuhkan untuk di beli maupun di sewa :

     

    Jika Anda membutuhkan container jenis lainnya, kunjungi website www.ascon.co.id

    Atau hubungi tim sales kami melalui WA dan Telepon di : 0812-8456-4564 / 0819-9710-1192

     

  • Cara Pengiriman Produk Segar yang Benar dalam Cold Chain Logistic

    Cara Pengiriman Produk Segar yang Benar dalam Cold Chain Logistic

    Jika Anda bergerak di industri pangan dan obat-obatan, penting untuk mengetahui cara pengiriman produk segar yang benar menggunakan Reefer Container.

     

    PENGIRIMAN PRODUK SEGAR

    Salah satu faktor yang paling penting dalam proses pengiriman produk segar adalah pengemasan. Pengemasan adalah aspek yang sangat penting untuk mempertahankan rantai dingin selama transportasi dan pengiriman.

    Setiap kategori kargo memerlukan jenis kemasan tertentu, yang bergantung pada faktor-faktor seperti:

    • Tingkat suhu dan kelembaban yang dibutuhkan
    • Ukuran pengiriman
    • Durasi pengiriman
    • Suhu luar dan perubahan yang mungkin terjadi

    Sebagai contoh persyaratan pengemasan, banyak vaksin yang dikemas dalam kotak kecil berinsulasi, dan dipindahkan dalam wadah berinsulasi. Mereka mungkin juga memerlukan kompres dingin dan alat pelacak suhu.

    Selain dalam pengemasan produk, Anda juga harus menggunakan jenis dan ukuran refrigerated container yang tepat sesuai dengan pergunaannya.

    Hubungi segera tim sales ASCON untuk mendapatkan penawaran harga container reefer murah untuk memenuhi kebutuhan Anda.

    Anda dapat memilih Jenis Container Pendingin yang Anda butuhkan untuk di beli maupun di sewa :

     

  • Jual Cold Chain Container untuk Pengiriman Kargo yang Sensitif Suhu

    Jual Cold Chain Container untuk Pengiriman Kargo yang Sensitif Suhu

    ASCON men Jual Cold Chain Container atau yang biasa disebut dengan Container Pendingin, untuk pengiriman kargo yang membutuhkan kontrol suhu.

     

    COLD CHAIN CONTAINER

    Proses rantai dingin atau Cold Chain Process merupakan manajemen logistik khusus yang digunakan untuk barang yang mudah rusak. Barang-barang ini harus disimpan pada suhu yang terkendali untuk memastikan keamanan dan kualitas tinggi.

    Proses ini mencakup berbagai operasi, mulai dari menyiapkan, menyimpan, dan mengangkut barang. Dalam pengangkutan dan pengiriman, maka dibutuhkan Cold chain container, yaitu jenis peti kemas khusus yang memiliki mesin pengatur suhu.

    Agar proses rantai dingin berhasil, barang yang peka terhadap suhu harus dijaga dalam kisaran suhu yang seseuai dari awal hingga tiba ke tempat tujuannya.

    Misalnya, pada perusahaan farmasi yang mengangkut vaksin. Jika suhu berada di bawah atau di atas suhu yang diinginkan, efektivitasnya akan hilang.

    Contoh lain yaitu pada produk hasil tangkapan nelayan, hasil peternakan dan hasil bumi lainnya, jika tidak dikirim menggunakan Refrigerated Container, maka kesegarannya akan hilang dan bahkan bisa menjadi berbahaya jika dikonsumsi.

    Anda dapat memilih Jenis Container Pendingin yang Anda butuhkan untuk di beli maupun di sewa :